TELUK KUANTAN - Para pedagang taman jalur yang direlokasi ke areal eks pasar lumpur mengelukan kondisi areal mereka berjualan. Pemicunya jika turun hujan lokasi lapak mereka menjadi becek.
Hal tersebut disampiaikan oleh Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Sejahrera Kuansing, Junaidi Affandi,
Menurutnya, lokasi eks pasar lumpur tersebut masih berupa lahan tanah. Jika turun hujan akan menyulitkan pedagang untuk berjualan.
" Lokasi akan menjadi becek. Sedangkan pada hari kemarau akan berrdebu akibat lalu lalang kenderaan. Ini akan mengurangi minat pembeli kesana,"ujarnya usai meninjau dilapangan belum lama ini.
Begitu juga dengan pembeli, jika hari hujan maka minat mereka akan kesana akan berkurang. Sebab dengan kondisi jalan yang becek, menimbulkan rasa kurang nyaman.
" Sebentar lagi akan masuk musim penghujan, bayangkan kondisi disana jika tidak ada perbaikan,"ujarnya.
" Bisa saja dipindah tetapi perbaiki lokasi mereka,"sambungnya.
Sementara itu,, Kadis Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian Kuansing, Delis Martoni, mengaku mendapat keluhan dari pedagang soal kondisi areal lapak pedagang yang becek saat turun hujan.
Karena itu pihaknya akan melakukan penataan areal lokasi pedagang di eks pasar lumpur yang direlokasi dari taman jalur.
" Kita telah mendengar keluhan pedagang, kalau hujan lokasi becek,"ujarnya. Senin ( 1/9/25 ).
Bahkan hari Senin pagi hingga sore katanya. dirinya dan staf turun ke lopkasi pedagang dipasar lumpur. Tujuannya berdialog dam mengukur luas lokasi berjualan pedagang.
Atas saran dari Sekda Zulkarnain katanya, nantinya areal pedagang akan dipasang paving blok atau disemenisasi.
" Untuk menentukan areal yang akan diopaving block dan disemenisasi, harus diukur ulang dulu,"ujarnya. ( jb )

